Keutamaan Shalat dalam Bisnis & Pekerjaan


Sesibuk-sibuknya urusan dagang, urusan bisnis dan atau urusan jual beli yang sedang ditangani, sebagai orang Muslim, janganlah pernah sekali-kali meninggalkan shalat. Lantaran Allah SWT masih memberi kesempatan yang sangat luas kepada kita untuk mencari dan mendapatkan rejeki setelah shalat, yakni yang tercermin melalui perintah-Nya; bertebaran di muka bumi dengan mengingat Allah SWT banyak-banyak supaya beruntung.
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyaknya supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadaNya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhutbah). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah sebaik-baik pemberi rezki" (Q.S Al Jumu'ah (62):10-11).
Ayat ini secara spesifik menyinggung keutamaan shalat dalam hubungannya dengan perniagaan atau perdagangan, yang saat ini bisa diterjemahkan bebas sebagai pekerjaan dan juga bisnis. Sudah banyak kita dengar dan ketahui mengenai keutamaan shalat dalam kehidupan kita, kali ini kita akan mencoba kupas keutamaan shalat dan manfaatnya bagi bisnis dan pekerjaan.

Berikut diambil dari Kitab Azzawajir dari Ahmad Bin Hajar Alhaitami (kitab Irsyadul ‘Ibad Ila Sabilirrosyad) tentang faedah dan keutamaan melaksanakan ibadah sholat 5 waktu. Diantaranya Allah akan menghindarkan orang yang menjaga shalat 5 waktu dari kesempitan hidup baik di dunia ataupun akherat. Apakah kita sempit dalam urusan bisnis, urusan rumah tangga dan lain-lain? Jagalah shalat 5 waktu maka Allah akan memberikan keluasan dalam segala hal.

Dalam pekerjaan, pelaksanaan shalat memberi waktu bagi tubuh kita (baik fisik dan pikiran) untuk rehat sejenak. Ibarat mesin, tentu saja diperlukan istirahat barang sejenak untuk dapat kembali bekerja. Banyak pengalaman menyebutkan bahwa waktu sekitar 5-10 menit yang dipakai untuk melaksanakan shalat wajib diantara waktu kerja mampu mendatangkan tambahan energi dan konsentrasi untuk bekerja optimal setelahnya. Hal ini ditambah lagi dengan adanya kegiatan bersuci dan membersihkan diri melalui wudhu, maka lengkaplah proses "istirahat" tubuh kita.

Konsep berserah diri dan mencari pertolongan pada sang penguasa dalam shalat juga membawa banyak dampak positif dalam kerja kita. Dalam keadaan kita memiliki masalah, shalat yang khusyu' dan kemudian "curhat" pada Allah dan meminta bantuan-Nya adalah suatu kegiatan yang sangat membantu dalam melaksanakan pekerjaan kita yang selalu dikelilingi oleh masalah. Shalat membantu kita memupuk keyakinan diri bahwa akan selalu ada Yang Maha Kuasa yang pasti akan membantu dan memberikan yang terbaik bagi kita selaku ummat-Nya.

Para peneliti dan ahli meyakini, ibadah (terutama shalat) dapat memperkuat tingkat kekebalan tubuh karena memberi sugesti pada seseorang untuk sabar, tahan terhadap berbagai cobaan dengan jiwa yang toleran dan ridha. Tubuh yang sehat tentu saja akan membantu pekerjaan setiap orang.

Comments