Mengintegrasikan Rasa Selalu Bersyukur kedalam Organisasi


Tahukah Anda bahwa, bersyukur tidak hanya sesuatu yang wajib dilakukan oleh kita yang memiliki iman, tetapi bersyukur adalah juga alat pembuka rejeki dan nikmat yang lebih banyak lagi? Syukur dan rasa terima kasih kita kepada Tuhan yang telah menganugerahi kita kehidupan ini membantu kita menikmati dan menerima kesuksesan hidup yang selama ini kita cari. Ada dua keuntungan yang didapat jika senantiasa bersyukur atas kenikmatan yang Allah berikan.

Pertama, kenikmatan akan selalu Allah tambahkan sebagaimana Firman-Nya:
“La-in syakartum la-aziidannakum”—Jika bersyukur maka Aku akan menambahkan (nikmat) kepadamu—(QS Ibrahim 7). 
Kedua, Allah SWT akan menjauhkan dari adzab atau murka-Nya:
“Maa yaf’alullahu biadzaabikum in syakartum wa aamantum”—Allah tidak akan mengadzabmu jika kamu bersyukur dan beriman—(QS An Nisa’ 147).
Tidak adalasan bagi organisasi modern untuk mengintegrasikan prinsip ini kedalam organisasinya. Pimpinan yang Islami juga adalah pimpinan yang akan selalu bersyukur atas segala nikmat yang diterima dirinya dan organisasinya.

Pimpinan Islami akan senantiasa mengajak seluruh anggota organisasi untuk selalu bersyukur melalui perkataan dan contoh-contoh perilakunya. Pimpinan Islami akan mengintegrasikan berbagai kegiatan organisasi serta standar-standar kerja yang ada dengan prinsip-prinsip syukur kepada Allah, misalnya selalu memulai rapat dengan mengungkapkan rasa syukur, memulai evaluasi kerja dengan rasa syukur dan tidak dengan ungkapan-ungkapan saling menyalahkan dan penyesalan.

 Semua harus dimulai oleh pimpinan dan dipaksa lakukan ke seluruh organisasi. Mampukah kita?

Berikut beberapa link tentang manfaat bersyukur kepada Allah:

Comments